July 24, 2019
  • 5:21 pm Untuk Pemula, Begini Teknis Dasar Bulutangkis yang Harus Diketahui
  • 6:32 am Pacific Bike, Sepeda Andalan yang Mumpuni
  • 8:59 am Mengenal Olah Raga Bridge, Apa sih itu?
  • 8:53 am Bakar Lemak dengan Olahraga Kardio
  • 8:28 am Cara Menurunkan Berat Badan
pacific bike

Di Indonesia, mungkin nama Pacific bike masih tergolong baru dan belum terlalu familier di telinga orang awam. Namun, rupanya sepeda ini mampu menarik perhatian banyak pencinta sepeda.

Desain yang menarik dan jangkauan pasar yang luas serta harga yang menggiurkan mungkin menjadi faktor pemicunya. Nama Pacific Bike semakin populer setelah pada tahun 2018, sepeda ini memajukan diri untuk mendukung timnas balap sepeda pada Asian Games 2018.

Pabrik Pacific Bike sendiri terletak di Kota Semarang, tepatnya di kawasan industri Terboyo. Pabrik sepeda ini berdiri di bawah naungan PT Roda Pasifik Mandiri (RPM).

Meskipun mungkin belum bnyak orang yang mengenal Pacific Bike, rupanya sepeda ini sudah ada sejak lama. Menurut direktur RPM, Joko Utomo, merek sepeda Pacibic Bike sebenarnya sudah muncul sejak tahun 1995 lalu. Tapi, baru pada tahun 2009, Pacific Bike mulai memiliki fasilitas perakitan. Pada saat itu, lokasi produksinya tidak terlalu luas dan yang menjadi sepeda unggulan adalah sepeda mini atau city bike.

Di tahun 2010, pabrik Pacific Bike mulai memproduksi mountain bike dan BMX. Seiring dengan itu, manajemen juga terus menata diri dengan berupaya memenuhi standa ISO sebagai salah satu syarat untuk memenuh Standar Nasional Indonesia (SNI) pada produknya. Di tahun 2017, Pacific Bike berhasil meningkatkan standar mutu yang dibuktikan dengan mampunya meraih ISO 9001:2015.

Seiring berjalannya waktu, RPM terus menerus melakukan inovasi dan sampai sekarang sudah beragam sepeda yang diproduksi, mulai dari MTB, sepeda mini, sepeda lipat atau foding bike, BMX, hingga sepeda anak.

Di pertengahan 2018 lalu, Pasific Bike juga meluncurkan sepeda model baru, yaitu road bike. Jika sebelumnya material frame yang digunakan adalah steel dan alloy, maka perusahaan ini uga akan memproduksi MTB dengan menggunakan bahan karbon.

Baca Juga :  Untuk Pemula, Begini Teknis Dasar Bulutangkis yang Harus Diketahui

Hingga saat ini, setidaknya telah ada hampir 100 tipe sepeda yang diperkenalkan Pacific Bike. Sepeda tersebut mencakup tipe MTB dan road bike dan seluruhnya telah dibekali dengan frame berbahan karbon.

Untuk tipe MTB, Pacific memiliki dua varian sepeda yang menjadi unggulan, yaitu Armour dan Skeleton. Armour merupakan MTB hardtail yang ditujukan untuk rider cross country, sedangkan Skeleton dirancang khusus untuk mara rider all mountain atau enduri.

MTB arour juga masih dibagi lagi menjadi dua varian, yaitu 800 dan 600. Pada Armour 800, sepeda ini telah dilengkapi dengan berbagai macam komponen dari brand ternama, seperti fork Fox, groupset Shimano XT (2 x 11 speed), dan roda dengan diameter 27,5 inci.

Untuk harganya, Armour 800 tergolong lebih mahal, yakni Rp23,5 juta, sedankan Armour 600 dibanderol dengan harga sekitar Rp13,5 juta. Wah, cukup jauh juga selisihnya, ya.

Selain Armour 800 dan Armour 600, perusahaan ini juga mengeluarkan MV hardtail dengan roda 29 inci, di mana ukuran ini telah menjadi tren di ajang race dunia saat ini.

Ada pun varian Skeleton juga hadir dalam dua tipe, yaitu Skeleton 5.0 dan Skeleton 3.0. Kedua tipe ini telah memiliki travel frame 150 mm dan fork dengan travel 160 mm.

Untuk tipe Skeleton 5.0, MTB ini telah dilengkapi dengan groupset Shimano XT x 11 spees, roda berukuran 27,5 inci, rem Shimano XT 4 piston, dropper post Reverb Sealth, dan shock RockShox Monarch Plus. Untuk harganya, Skeleton 5.0 dipatok dengan harga kisaran Rp45 juta hingga Rp46 juta.

Selain MTB, Pacific juga meluncurkan road bike yang siap digunakan untuk kompetisi, khususnya tipe roadbike Primum 9.0 yang merupakan Primum 7.0. Primum 9.0 memiliki rim yang lebih rendah dibandingkan dengan versi sebelumnya, yaitu 38 mm.

Baca Juga :  Cara Menurunkan Berat Badan

Hal ini bertujuan agar sepeda dapat melaju lebih cepat, terutama pada kondisi yang berangin. Road bike ini juga telah dilengkapi dengan groupshet dari Shimano, yaitu Ultegra. Jika tertarik ingin memilikinya, setidaknya kamu harus mengeluarkan uanga sekitar Rp26 hingga Rp27 juta.

Zulfian Prasetyo

RELATED ARTICLES